Sunday, January 15, 2017


Beternak jangkrik miliki kian lebih satu keuntungan, bukan hanya mudah dan banyak dibutuhkan di masyarakat, keuntungan lain ternak jangkrik adalah miliki tiga waktu panen adalah panen jangkrik dewasa, panen jangkrik muda dan panen telur jangkrik.

Namun, sebagai peternak kita tidak dapat sembarangan memanen jangkrik. Walau memanen jangkrik termasuk juga mudah, jika tidak hati-hati dan tidak ada perhitungan yg cermat bisa mengundang kerugian lebih-lebih akibat salah waktu panen maupun kesalahan perlakuan setelah panen.

 Saran Memanen Jangkrik Yg Benar dan Untungkan Dengan Laba Tinggi
 Saran Memanen Jangkrik Yg Benar dan Untungkan Dengan Laba Tinggi


Oleh karenanya, agar kualitas hasil panen selalu terbangun, jangan pernah lupa buat cermati 3 saran memanen jangkrik berikut ini.

3 Saran Memanen Jangkrik


Waktu yg cocok buat memanen jangkrik

Peternak jangkrik bisa memanen jangkrik dalam tiga kurun waktu adalah panen jangkrik dewasa, jangkrik masih tetap muda dan panen telur jangkrik.

Dari ketiga periode itu, panen periode telur sebagai jaman panen yg paling untungkan karena bukan hanya harga nya semakin lebih mahal daripada jangkrik dewasa, waktunya juga relatif singkat, biaya pemeliharaannya juga lebih murah.

Panen jangkrik dewasa juga untungkan dari segi harga namun menggunakan waktu yg lebih lama. Serta jangkrik pradewasa lebih disukai karena ukurannya sama seperti menjadikan pakan burung.

Panen jangkrik dewasa rata-rata digerakkan saat jangkrik berumur 50 sampai 60 hari. Serta panen jangkrik muda atau pradewasa digerakkan pada saat jangkrik berumur 40 hingga 50 hari. Jangkrik yg telah berumur kurang lebih lebih 40 hari dan bisa dijual rata-rata miliki bentuk sayap yg baru berkembang.

Serta telur jangkrik bisa dipanen setiap dua hari sekali sepanjang waktu bertelur hingga jangkrik betina dewasa mati.

Langkah memanen jangkrik yg benar


Mutu jangkrik bisa alami penurunan pada saat pemanenan akibat langkah panen yg salah. Buat jangkrik dewasa maupun jangkrik pradewasa, langkah pemanenannya hampir sama. Jangkrik dipanen melalui langkah ditangkap selekasnya setelah itu dimasukkan dalam kandang yg telah disediakan dan digolongkan sama seperti ukuran badannya.

Jangkrik dapat juga dimasukkan dalam karung yg telah diberi kertas bekas tempat telur ayam buat setelah itu dijual. Berikan jangkrik ke dlam karung sambil dihitung jumlahnya agar lebih menyingkat waktu.

Selain itu, telur jangkrik dipanen melalui langkah mengambil pasir yg ada banyak telur jangkrik sedikit untuk sedikit buat disaring. Penyaringan digerakkan sambil disiram air dengan arah melarutkan pasir bersamaan air jadi tersisa telur jangkrik yg tersangkut di atas saringan.

Setelah itu tumpahkan telur jangkrik yg tersangkut di saringan ke atas kain putih basah. Gunakan kuas kecil buat mengambil masih tetap telur yg masih tetap menempel di saringan. Bungkus setiap satu sendok teh telur dengan kain putih basah buat menjaga kelembapannya dan menyerap air yg tersisa.

Penempatan jangkrik yg telah dipanen

Saran memanen jangkrik yg terakhir adalah cermati penempatan jangkrik yg telah dipanen. Buat penempatan hasil panen jangkrik dewasa maupun pradewasa, Anda bisa menggunakan kotak kayu mempunyai ukuran 60 x 60 cm. Serta hasil panen telur jangkrik bisa di letakkan di media tanah atau pasir yg di letakkan di atas kain basah.

Jangkrik dewasa maupun pradewasa bisa dijual sebagai pakan burung, ikan atau reptil. Serta telur jangkrik bisa dijual kembali pada peternak yang lain. Tetapkan telur yg baik dengan sebagian ciri berwarna kuning mengkilat, tidak berjamur dan tidak berbau busuk.

Tiga saran memanen jangkrik itu di atas harus Anda simak bukan hanya melakukan pemeliharaan yg intensif dan pemilihan bibit yg baik agar hasil panenan bisa lebih paling baik dan tidak alami penurunan kwalitetnya.

Sumber : http://www.caraternakjangkrik.com/2017/01/penetasan-telur-jangkrik-dengan-cara-tabur-benih-serta-tradisional-konvensional.html