Cara Ternak Jangkrik Yang Baik

Ternak jangkrik adalah jenis usaha yang memiliki nilai jual ekonomis bagus jika dikembangkan dengana benar dan serius. Cara budidaya jangkrik juga tidak bisa sembarangan dilakukan, harus dilakukan persiapan yang benar-benar matang sehingga tidak berbuntut rugi di belakang.

Jangkrik sendiri merupakan makanan segar untuk burung kicauan seperti kacer, poksay, hwambie dan juga bisa jadi pakan ika, khususnya ikan hias.
Cara Ternak Jangkrik Yang Baik
Cara Ternak Jangkrik Yang Baik

Ternak jangkrik melalui beberapa tahapan dalam persiapannya. 
Yang pertama kandang jangkrik, bentuk kandang untuk jangkrik biasanya dibuat ukuran tinggi 30 hingga 50cm, lebar kandang 60 hinggga 100cm, serta panjang kandang 120 hingga 200cm. Untuk kandang jangkrik dapat dibuat dari kayu kaso atau bisa jadi sisinya di buat dari triplek untuk lebih irit biaya. Kandang dapat dibuat susun dengan bagian kandang paling bawah kaki penyangga diberi wadah berisi air atau minyak untuk menghindari binatang lain yang mendekat.

Tahapan kedua cara budidaya jangkrik adalah proses pembibitan. Pemilihan bibit indukan bisa didapatkan dari alam bebas atau membeli pada peternak jangkrik. Pilih bibit indukan jantan dan betina yang sudah berumur 10 hari hingga 20 hari yang sehat dan tidak cacat. Perawatan bibit dan juga indukan harus juga diperhatikan baik dalam hal makanan, faktor kelembaban tempat dan juga adanya gangguan binatang lain seperti tikus, semut, kecoa, dsb.
 
Cara Ternak Jangkrik Yang Baik
Cara budidaya jangkrik ini juga harus perhatikan tentang proses perkembangbiakan yang terjadi. Dalam proses perkembangbiakan jangkrik ada dua metode yaitu alami dan caesar. Hasil telur yang ditetaskan bisa mencapai 90% jika si indukan diberikan pakan bergizi seperti bekatul, ketan hitam, tepung ikan, dsb. Jangkrik akan menempatkan telur pada pasir atau tanah, sehingga media pasir haruslah ditambahkan pada kandang penetasan yang diletakkan pada wadah plastik kecil.

Untuk mendapatkan hasil budidaya jangkrik dengan daya tetas tinggi maka dpat diterapkan perbandingan betina dan jantan yaitu 10:2. Proses bertelur biasanya butuh waktu 5 hari. maka dari itu juga perlu suasana kandang yang mirip dengan habitat asli jangkrik. Anda dapat tambahkan tanah liat, semen putih, serta lem kayu yang dioleskan pada dinding kandang, ditambah dedaunan kering seperti daun jati, daun pisang serta daun tebu serta serutan kayu sebagai cara budidaya jangkrik dalam kandang.
Cara Ternak Jangkrik Yang Baik

Setelah proses bertelur maka telur tersebut dipisahkan pada kandang berbea dari induknya di mana kandang sudah disiapkan dengan dilapisi pasir, sekam ataupun handuk lembut. Cara budidaya jangkrik dari penetasan telur ini harus lebih teliti. Setiap kandang hanya cukup untuk 1 hingga 2 sendok telur jangkrik saja. Lakukan penyemprotan rutin setiap hari untuk menjaga kelembaban dan telur dibolak balik agar tidak berjamur. Proses penetasan butuh waktu 6 hari.
Cara Ternak Jangkrik Yang Baik

Cara budidaya jangkrik yang ketiga adalah melakukan perawatan. Perawatan ini meliputi kebersihan kandang namun tetap dalam keadaan lembab, memperhatikan pakan jangkrik bersih dan tidak berjamur, pemberian pakan yang bergizi untuk hindari kanibalisme pada jangkrik. Kesemua hal tersebut harus benar-benar diperhatikan untuk mendapatkan hasil jangkrik yang sehat.
Kami dari agen terpercaya penjualan telur jangkrik yang berkualitas super, kiriman aman, tidak akan menetas dijalan, sampai ditempat tujuan 100% menetas, ekspedisi pengiriman JNT jadi barang cepat sampai.
Untuk Pembelian silahkan hubungi kontak admin jangkrik pada nomor 085648030909
Link Video:
Cara Ternak Jangkrik Yang Baik

Cara Ternak Jangkrik Yang Baik

Cara Ternak Jangkrik Yang Baik

Cara Ternak Jangkrik Yang Baik

Cara Ternak Jangkrik Yang Baik

Cara Ternak Jangkrik Yang Baik

Cara Ternak Jangkrik Yang Baik
Pembelian melalui situs Bukalapak pada link:
Pembelian melalui situs Shopee pada link:
Pembelian melalui situs Tokopedia pada link: